Analisis Cacat Hasil Pengelasan FCAW Pada Komponen Jembatan dan Gudang Krakatau Sarana Properti Menggunakan Metode Visual Test
Keywords:
Visual inspection, FCAW WeldingAbstract
PT Krakatau Baja Konstruksi perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur baja. PT Krakatau Baja Konstruksi membawahi 3 parbik, yakni plant bar mill memproduksi dari baja tulangan, plant Section mill baja profil seperti Deformed Bar, Plain Bar, Equal Angle, Channel, Wide Flange, H Beam dan I Beam, dan CFD (Center Fabrication Division) yang berfokus pada proses fabrikasi seperti pengelasan. Pada saat ini PT Krakatau Baja Konstruksi sedang mengerjakan pembuatan komponen jembatan untuk PT Vale. Proses pembuatan komponen jembatan dan gudang dilakukan dengan pengelasan FCAW, oleh karenanya dilakukan visual inspection untuk memastikan bahwa pengelasan telah dilakukan dengan benar sesuai dengan standar dan spesifikasi yang berlaku. Pada proses visual inspection dilkaukan dengan bantuan alat sederhana, yakni welding gauge dan penggaris. Pada visual test hasil pengelasan jembatan dan gudang ditemukan beberapa diskontunuitas/ cacat, yakni porositas, undercut, undersize, dan spatter. Diskontunuitas dan cacat yang terjadi harus dilakukan repair karena tidak sesuai dengan standar serta harus sesuai dengan welding map dan WPS perusahaan, karena pada WPS tersebut mengatur tentang parameter pengelasan. Visual inspection pada pengelasan FCAW mengacu pada standar AWS D1.1/1.1M:2020. Standar AWS D1.1/1.1M:2020 mengatur tentang standar penerimaan diskontunuitas dan cacat yang terjadi pada pengelasan menggunakan visual test.
Kata Kunci : Visual inspection, Pengelasan FCAW, Visual Test






