STRATEGI PENGURANGAN PRODUK CACAT PADA PENGELASAN PROJECT BAHADOPI DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA STUDI KASUS DI SALAH SATU PERUSAHAAN DI CILEGON
Kata Kunci:
Six sigma, Welding, Defective Products, DMAIC, DPMO, Defect Reduction StrategyAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengurangan produk cacat pada proses pengelasan dalam proyek Bahodopi di salah satu perusahaan di cilegon dengan menggunakan pendekatan metode Six sigma. Proses pengelasan sering kali menjadi titik kritis dalam kualitas produk, di mana ditemukan berbagai jenis cacat yang mempengaruhi mutu hasil akhir. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan data inspeksi selama 16 minggu, serta analisis data melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis cacat dominan yang terjadi adalah porosity, cluster porosity, spatter, dan undercut, dengan faktor penyebab utama berasal dari aspek manusia dan metode. Simulasi perbaikan dilakukan selama 5 minggu dan menunjukkan penurunan nilai DPMO secara signifikan, dari 26.500 menjadi 4.900, serta peningkatan level sigma dari 3,12 menjadi 4,03. Berdasarkan analisis fishbone dan pareto diagram, dirumuskan beberapa strategi pengurangan cacat, antara lain pelatihan ulang operator, penguatan implementasi SOP, peningkatan pengawasan visual, serta pemeliharaan berkala terhadap mesin pengelasan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pengelasan dan menurunkan tingkat kecacatan pada proyek-proyek selanjutnya.






