STUDI FIKIH DENGAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI DAN PARADIGMA USHUL FIKIH

Authors

  • Sugiri Universitas Al-Khairiyah

DOI:

https://doi.org/10.3898/jure.v2i2.640

Keywords:

Fikih, Antropologi, Ushul Fikih, 'Urf, Maslahah

Abstract

Fikih merupakan hasil pemahaman dan ijtihad manusia terhadap sumber-sumber syariat yang berkaitan dengan perbuatan manusia. Sebagai produk pemikiran hukum Islam, fikih memiliki karakter dinamis dan senantiasa berinteraksi dengan kondisi sosial, budaya, serta perubahan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis studi fikih melalui pendekatan antropologi dan paradigma ushul fikih serta menjelaskan relevansi integrasi keduanya dalam memahami persoalan hukum Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, konseptual, dan normatif. Data diperoleh melalui kajian terhadap Al-Qur'an, hadis, kitab fikih dan ushul fikih, buku, serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan interpretatif dengan memperhatikan konsep ‘urf, maslahah, dan maqasid al-syari‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan antropologi berperan dalam memahami praktik keberagamaan, kebudayaan, tradisi, dan kondisi sosial masyarakat sebagai konteks penerapan fikih. Sementara itu, paradigma ushul fikih memberikan kerangka normatif dan metodologis untuk menilai realitas tersebut berdasarkan sumber dan prinsip syariat. Integrasi keduanya memungkinkan studi fikih menjadi lebih kontekstual dan responsif terhadap perubahan sosial tanpa kehilangan landasan normatifnya. Dengan demikian, pendekatan antropologi dan ushul fikih dapat digunakan secara komplementer untuk menghasilkan pemahaman hukum Islam yang relevan, kritis, dan tetap berorientasi pada tujuan syariat.

References

Abdullah, M. Amin. (2006). Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Al-Syafi‘i, Muhammad ibn Idris. (2005). Al-Risalah. Kairo: Maktabah al-Halabi.

Al-Syatibi, Abu Ishaq Ibrahim ibn Musa. (1997). Al-Muwafaqat fī Usul al-Syari‘ah. Beirut: Dar al-Ma‘rifah.

Al-Zuhaili, Wahbah. (1986). Uṣul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikr.

Auda, Jasser. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought.

Hallaq, Wael B. (2009). An Introduction to Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.

Zed, Mestika. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Published

2024-12-10

How to Cite

Sugiri. (2024). STUDI FIKIH DENGAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI DAN PARADIGMA USHUL FIKIH. Justicia Religia, 2(2), 23–35. https://doi.org/10.3898/jure.v2i2.640