PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENENTUAN KECOCOKAN PASANGAN (KAFA’AH) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Authors

  • M. Raudho Universitas Al-Khairiyah
  • Dedi Setiawan Universitas Al-Khairiyah
  • Ikhawanul Karim Universitas Al-Khairiyah

Keywords:

Artificial Intelligence, hukum keluarga islam, kafa'ah, pernikahan, teknologi

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam proses pencarian pasangan hidup. Algoritma berbasis AI kini mampu menganalisis data kepribadian, preferensi, hingga latar belakang sosial untuk menentukan tingkat kecocokan antar individu. Dalam konteks Islam, konsep kafa’ah (kesetaraan/kecocokan) merupakan salah satu pertimbangan penting dalam pernikahan guna menjaga keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam menentukan kafa’ah serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan normatif dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat bantu dalam mengidentifikasi aspek-aspek kafa’ah seperti pendidikan, ekonomi, dan karakter, namun tidak dapat menggantikan pertimbangan syar’i seperti agama dan akhlak. Oleh karena itu, penggunaan AI dalam proses pencarian pasangan diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan prinsip syariah dan tetap menempatkan nilai-nilai agama sebagai prioritas utama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Bukhari. (2002). Sahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.

An-Nawawi. (2005). Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab. Beirut: Dar al-Fikr.

Asy-Syatibi. (2003). Al-Muwafaqat fi Usul al-Sharia. Beirut: Dar al-Ma‘rifah.

Az-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Fauzi, A. (2022). Reinterpretasi Konsep Kafa’ah dalam Hukum Keluarga Islam Kontemporer. Jurnal Syariah dan Hukum, 14(1), 77–95.

González, R., & Pérez, L. (2020). Artificial Intelligence in Matchmaking Systems: A Social Perspective. Journal of Social Computing, 5(2), 101–115.

Hidayat, T. (2020). Kafa’ah dalam Perspektif Fikih Empat Mazhab. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 13(1), 25–40.

Ibnu Rusyd. (2004). Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Ismanto, B. (2021). Konsep Kafa’ah dalam Pernikahan Islam dan Relevansinya di Era Modern. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 6(2), 145–160.

Marzuki, P. M. (2014). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslim. (2006). Sahih Muslim. Beirut: Dar Ihya’ al-Turath al-‘Arabi.

Rahman, F. (2018). Kafa’ah dan Stabilitas Rumah Tangga dalam Perspektif Islam. Jurnal Studi Islam, 10(2), 89–104.

Russell, S., & Norvig, P. (2021). Artificial Intelligence: A Modern Approach. Pearson.

Sari, M. (2019). Kesetaraan dalam Pernikahan Islam: Studi tentang Kafa’ah. Jurnal Al-Ahkam, 29(2), 201–218.

Smith, A. & Anderson, J. (2019). Online Dating and Artificial Intelligence: Matching Algorithms and Relationship Outcomes. Computers in Human Behavior, 92, 123–130.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Raudho, M., Setiawan, D., & Karim, I. (2026). PERAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENENTUAN KECOCOKAN PASANGAN (KAFA’AH) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Sedanten, 1(1), 74–82. Retrieved from https://ejurnal.unival-cilegon.ac.id/index.php/sedanten/article/view/553