Telaah Ushul Fikih terhadap Penentuan ‘Illah pada Kasus Ẓihār dalam Rumah Tangga Modern

Authors

  • Mimin Rohimin Universitas Al-Khairiyah
  • Eni Silviyani Universitas Al-Khairiyah
  • Dayan Fithoroini Universitas Al-Khairiyah

Keywords:

dzihar, illah, fikih keluarga, ushul fikih, kafarat, hukum islam

Abstract

Dzihar merupakan salah satu bentuk ucapan talak yang dikenal dalam hukum Islam pra-Islam, dimana seorang suami menyamakan punggung istrinya dengan punggung ibunya sehingga menjadikannya haram untuk digauli. Dalam kajian fikih, keharaman sementara tersebut dapat dianalisis melalui konsep ‘illah sebagai sebab hukum yang menimbulkan konsekuensi syar‘i. Penelitian ini menguraikan relasi antara ‘illah dan dzihar dengan menelaah dasar nash dalam Surah Al-Mujadalah ayat 1–4, pendapat para ulama klasik, serta penerapan hukumannya berupa kewajiban kafarat. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ‘illah dalam dzihar adalah adanya ucapan yang menyerupakan istri dengan perempuan mahram, yang secara syar‘i menimbulkan keharaman berhubungan sampai kafārat ditunaikan. Dengan memahami ‘illah, dapat dijelaskan hikmah hukum dzihar, tujuan syariat dalam menjaga martabat perempuan, serta batasan ucapan yang menyebabkan jatuhnya dzihar. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu fikih keluarga dan penyelesaian kasus-kasus kontemporer terkait ucapan serupa dalam rumah tangga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fithoroini, D. (2025). Pengantar Ilmu Fikih, Payakumbuh: PT. Serasi Media Teknologi, 79.

Hasyim, M. F., Lailatul Musyafa’ah, N., & Basit, A. (2024). Contextualisation of Zhihar with Shari’ah Maqasid Approach. https://doi.org/10.47577/tssj.v61i1.11667.

Heriamsyah Simanjuntak, Mhd Amar Adly, & Heri Firmansyah. (2024). Qawaid Fiqhiyyah Tentang Zihar. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 2(5), 188–200. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i5.544

Hukum, J. P., Mohammed, A., Osman, S., Sultan, U., & Shah, A. (2023). l-Mazaahib Adopting Comparative Fiqh Methodology in Islamic Jurisprudence: Facing Contemporary Challenges with Ethical Considerations. I- Mazaahib Jurnal Perbandingan Hukum, 11(2), 116–138. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/al-mazaahib.v11i2.3203

Ibnu, I. A. M., & Digdo, D. A. M. (2025). Islamic Family Law Reform in Indonesia: An Analysis of KH. Ahmad Azhar Basyir’s Legal Interpretation Regarding the Irrelevance of Zihar. ADHKI: JOURNAL OF ISLAMIC FAMILY LAW, 7(1). https://doi.org/10.37876/adhki.v7i1.143

Islam, U., Sultan, N., & Riau, S. K. (2021). MAQASHID SYARIAH : DEFINISI DAN PENDAPAT PARA ULAMA Paryadi Mahasiswa S3. Cross-Border, 4(2), 201–216.

Khoir, T. (2023). Pros and Cons of Separation between Maqāṣid and Uṣūl al-Fiqh (A Study of The Periodization of Maqāṣid History and Responses to Its Independence). International Journal Ihya’ ’Ulum al-Din, 25(2), 124–143. https://doi.org/10.21580/ihya.25.2.18463

Rizki Amar, Jamilatuz Zahrah, & Lisa Hertiana. (2024). Perceraian dan Penguatan Hak-hak Perempuan: Reformasi Hukum Keluarga di Mesir, Indonesia dan Pakistan. BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam, 5(1), 64–85. https://doi.org/10.36701/bustanul.v5i1.1388

Subekti, G. A. (2024). The Performance of Islamic Organizations Based on Maqasid Sharia Disclosure. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 12(1), 59–83. https://doi.org/10.35836/jakis.v12i1.634

Tahir, T., & Hamid, S. H. A. (2024). Maqasid Al-Syari’ah Transformation in Law Implementation for Humanity. International Journal Ihya’ ’Ulum al-Din, 26(1), 119–131. https://doi.org/10.21580/ihya.26.1.20248

Wasman, W. (2023). Attitudes and Speeches that Lead to Divorce: Study of the Hadiths on Ila’, Li’an and Zhihar and the Relevance at the Present Time. INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE AND EDUCATION RESEARCH STUDIES, 03(04). https://doi.org/10.55677/ijssers/V03I4Y2023-27

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Rohimin, M., Silviyani, E., & Fithoroini, D. (2026). Telaah Ushul Fikih terhadap Penentuan ‘Illah pada Kasus Ẓihār dalam Rumah Tangga Modern . Sedanten, 1(1), 57–63. Retrieved from https://ejurnal.unival-cilegon.ac.id/index.php/sedanten/article/view/486